Sabtu, 23 Maret 2013

ALRPO : KASUS 3.4

Masalah :
Konversikan nilai angka menjadi nilai huruf dengan ketentuan sebagai berikut :
  • Nilai  0 - 20 = E
  • Nilai 21- 40 = D
  • Nilai 41- 60 = C
  • Nilai 61- 80 = B
  • Nilai 81-100= A
Analisis :
  • Input : Memasukkan Nilai
  • Proses : Pemilihan Range nilai Huruf yang sesuai
  • Output : Menampilkan Nilai Huruf

ALPRO : KASUS 3.3

Masalah :
Carilah akar-akar persamaan kuadrat. 

Analisis :
  • Input : koefisien A, B dan C bilangan real
  • Proses : ada tiga alternatif pilihan dari harga (b*b-4ac) Yaitu harganya 0, positif atau negatif
  • Output : nilai akar berdasar rumus

ALPRO : KASUS 3.2

Masalah :
Tentukanlah bilangan terbesar antara 3 bilangan bulat.

Analisis :


  • Input : misalkan x, y dan z, semua integer
  • Proses : kita harus membandingkan ketiga bilangan tersebut (caranya?)
  • Output : bilangan terbesar 

ALPRO : KASUS 3.1

Masalah :
Tentukanlah bilangan terbesar antara dua bilangan bulat!
Analisis :

  • Input : misalkan A dan B, keduanya integer
  • Proses : bandingkan A dan B
                       – Jika A > B maka A terbesar (output)
 

Jumat, 22 Maret 2013

REFLEKSI ALPRO : MINGGU KETIGA (MEET 03)


Sampai minggu ketiga perkuliahan Alrpo, malam sebelum perkuliahan hari itu sebenar nya aku sudah mempersiapkan materi kuliah dan membaca materi serta membaca skenario perkuliahan minggu ke-3 tersebut, bahkan aku sudah mengerjakan sebagian kasus-kasus yang ada di materi  sesuai yang di perintahkan di skenario perkuliahan minggu ke-3. Pertama-tama kuliah hari itu di mulai dengan berjalan lancar dan sepertinya akan tetap begini sampai seterusnya, ternyata tidak demikian (semuanya berubah setelah negara api menyerang, haha(maaf, bercanda)), semuanya bermula ketika pak Wahyu bertanya kepada mahasiswa sesuai yang ada di skenario, beliau bertanya apakah para mahasiswa sudah mengambil dan membawa Diktat Alpro pada hari tersebut. Betul saja, ternyata hanya beberapa mahasiswa yang sudah mengambil dan membawa diktat, pak Wahyu sangat marah ketika mengetahui bahwa mahasiswa nya masih banyak yang belum mengambil diktat tersebut dan beliau langsung memerintahkan agar mengambil diktat tersebut dan menunggu Laboran yang bersangkutan jika beliau belum datang (mengambil diktat nya sama Laboran di Komputasi Dasar) dan pak Wahyu tak mengijinkan mahasiswa nya untuk mengikuti kuliah beliau apabila tidak mendapatkan diktat Alpro. Para mahasiswa yang belum memiliki diktat pun mulai berhamburan